Manusia diberi akal untuk berpikir, mengamati, dan memahami berbagai hal yang ada di sekitarnya. Karena itu, kita dapat memikirkan alam semesta, bumi, langit, serta berbagai peristiwa yang menunjukkan kebesaran dan kekuasaan Allah SWT.
Namun meski begitu, kemampuan akal kita sangat terbatas. Ada sesuatu yang tidak boleh atau tidak dapat kita pikirkan.
A. Alam semesta
B. Bumi dan langit
C. Sifat-sifat Allah SWT
D. Dzat Allah SWT
E. Al- Qur’an dan hadist
Jawaban yang tepat adalah D. Dzat Allah SWT.
Dalam ajaran Islam, manusia dianjurkan untuk memikirkan dan merenungkan ciptaan Allah, seperti alam semesta, bumi, langit, serta berbagai tanda kebesaran-Nya.
Namun, kemampuan berpikir manusia memiliki batas. Dzat Allah SWT tidak dapat dibayangkan atau dijangkau oleh akal manusia, sebab Allah berbeda dengan seluruh makhluk ciptaan-Nya.
Kita dilarang dan tidak akan mampu memikirkan juga membayangkan hakikat Dzat Allah SWT. Hal ini juga tertuang pada Hadist Rasulullah SAW: “Pikirkanlah tentang ciptaan Allah SWT dan janganlah kamu memikirkan (hakikat) Dzat Allah karena sesungguhnya kamu tidak akan mampu melakukannya.” (HR Abu Syaikh).
Intinya, kemampuan akal manusia untuk berpikir sangat terbatas, kita tidak boleh dan tidak bisa memikirkan Dzat Allah SWT. Sebaliknya, kita seharusnya memikirkan tentang ciptaan Allah SWT, seperti alam semesta, bumi, langit, tumbuhan, hewan, dan sebagainya.