Yang Bukan Pengelolaan Kinerja ASN Adalah?

Pengelolaan kinerja ASN – foto: Cesna Image

Dalam soal berjudul “pengenalan nilai dan etika ASN”, terdapat beberapa pertanyaan yang cukup sulit dijawab. Salah satunya tentang pengelolaan kinerja ASN, lebih detail menanyakan mana yang bukan/tidak termasuk pengelolaan kinerja ASN.

Untuk memahami soal dan mengetahui jawabannya, mari simak penjelasan berikut ini.

Yang Bukan Pengelolaan Kinerja ASN Adalah?

Yang bukan pengelolaan kinerja ASN adalah pelayanan prima kepada masyarakat. Jawaban ini telah dikonfirmasi benar, berikut alasannya:

Pengelolaan kinerja ASN pada dasarnya berkaitan dengan bagaimana kinerja pegawai direncanakan, dilaksanakan, dipantau, dievaluasi, dan dikembangkan agar tujuan organisasi dapat tercapai.

Sementara itu, pelayanan prima kepada masyarakat merupakan orientasi atau hasil yang diharapkan dari kinerja ASN, bukan merupakan tahapan atau unsur utama dalam proses pengelolaan kinerja itu sendiri.

Baca juga: Yang bukan orientasi kinerja pegawai

Tahapan Pengelolaan Kinerja ASN

1. Perencanaan kinerja

Tahap awal adalah menentukan apa yang harus dicapai oleh ASN. Target dan hasil kerja perlu disusun agar selaras dengan sasaran organisasi. Dengan begitu, pekerjaan seorang ASN tidak berjalan sendiri, tapi juga memberikan kontribusi sesuai tujuan kinerja.

2. Pelaksanaan kinerja

Setelah target ditetapkan, ASN melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Pada tahap ini, yang diperhatikan bukan hanya hasil pekerjaan, tetapi juga perilaku kerja, seperti integritas, profesionalisme, kerja sama, dan orientasi pelayanan.

Baca juga: Kewajiban yang harus dicapai disebut?

3. Pemantauan dan pemberian umpan balik

Kinerja perlu dipantau selama proses pekerjaan berlangsung. Atasan dapat memberikan feedback atau umpan balik kepada ASN mengenai perkembangan pekerjaannya.

4. Evaluasi kinerja

Setelah periode tertentu, hasil kerja ASN akan dievaluasi. Evaluasi dilakukan dengan melihat pencapaian hasil kerja serta aspek perilaku kerja yang telah ditetapkan. Hasil evaluasi ini dapat menjadi bahan untuk mengetahui kekuatan, kekurangan, dan kebutuhan pengembangan seorang ASN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lanjut baca